Peran Ayah Dalam Keluarga Pada Hukum Agama Islam

Peran ayah dalam keluarga sangatlah penting. Ayah adalah sosok penting dalam keluarga. Selain peran kepemimpinan mereka, ayah sering dilihat sebagai panutan bagi anak-anaknya. Ketika menjalankan tugasnya dengan baik, seorang ayah menjadi panutan yang bertanggung jawab untuk melindungi keluarga. Peran ayah dalam keluarga juga akan mempengaruhi pembentukan sebuah keluarga.

Meskipun ayah dan ibu memiliki peran dan fungsi masing-masing dalam hal pengasuhan anak dan pekerjaan rumah tangga, peran ayah lebih dihargai sebagai pemimpin. Syekh Shalih bin Fauzan Hafizhohullah menjelaskan bahwa ayah memiliki tanggung jawab untuk berperan dalam mendidik keluarga dan anak-anaknya untuk taat kepada Allah.

Sebab, di antara doa-doa yang dilantunkan para nabi, ada doa khusus untuk kebaikan anak dan keturunannya. Peran ayah dalam keluarga harus dirasakan sejak lahir. Di rumah, peran ayah seperti sutradara dan ibu sebagai guru. Ayah berperan sebagai penulis kurikulum dan ibu sebagai guru pelaksana agar alumni yang baik lahir dan dicintai oleh Tuhan.

Peran Ayah dalam Keluarga Menurut Islam

Setiap orang adalah pemimpin bagi dirinya sendiri, dan Tuhan menciptakan manusia untuk menjadi khalifah atau pemimpin di muka bumi ini. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT:

“Dan Dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (QS. Al-An’am:165).

Manusia dianugerahkan dari Allah posisi mengatur, mengarahkan, dan kekuasaan di bumi. Namun, menjadi seorang pemimpin tentu tidak mudah. Karena setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban.

Rasulullah SAW bersabda: “Ketahuilah, setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya atas yang di pimpin, penguasa yang memimpin rakyat banyak dia akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya, setiap kepala keluarga adalah pemimpin anggota keluarganya dan dia dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya,

Dan istri pemimpin terhadap keluarga, rumah suaminya, dan juga anak-anaknya, dan dia akan dimintai pertanggungjawabannya terhadap mereka, dan budak seseorang juga pemimpin terhadap harta tuannya dan akan dimintai pertanggungjawaban terhadapnya, ketahuilah, setiap kalian adalah bertanggung jawab atas yang dipimpinnya,”.

Kedua kalimat tersebut menekankan pentingnya ayah sebagai kepala rumah tangga. Tugas dan tanggung jawab sangat besar karena tidak hanya berhubungan dengan kehidupan di dunia tetapi juga dengan akhirat.

Ayah berperan sebagi pemimpin agar keluarganya selalu melakukan kebaikan yang mendatangkan pahala. Allah berfirman: “Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan) nya,” (QS. Al-Zalzalah: 7-8).

Tentu saja peran ayah dalam keluarga bukan hanya sebatas memimpin namun juga mencari nafkah, menjadi suami dan ayah yang baik, dll. Jika Anda ingin mempelajari tentang peran ayah dalam hukum agama Islam, Anda bisa mengunjungi Orami.co.id untuk melihat kumpulan artikel Islami sebagai gudang ilmu.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!