Metode Jitu Menangani Siswa yang Beragam, Guru Harus Tau!

Mengajar adalah perbuatan yang dilakukan guru untuk merubah tingkah laku siswa supaya menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Mengajar sejatinya  dapat di artikan juga sebagai salah satu perbuatan yang dalam hal ini membutuhkan tanggungjawab moral.

Pengajaran adalah berbagi ilmu pengetahuan dan juga pengalaman dari seorang guru kepada siswa secara bersama sama , hal ini diharapkan ada perubahan tingkah laku yang terlihat dari siswa menjadi lebih baik.

Mengajar merupakan bagian dari sebuah aktifitas dari keiatan yang dikerjakan guru sebagai mentor yang dilakukan untuk siswanya.sehingga menjadi peroses belajar.

Kegiatan ini merupakan proses yang dilakukan guru saat mengatur siswanya dengan memanfaatkan lingkungan sekitar dalam membentuk karakter siswa.

Konsep modern dalam mengajar merupakan bagian dari memperoleh ketrampilan dan pengetahuan dari guru, untuk di praktekkan sehingga anak mampu berbagi dengan yang lainnya .

Pengertian Mengajar Menurut Para Ahli

  • Nana Sudjana ( 1989 )

Dimana mengajar merupakan suatu proses yang mengatur dan mengkoordinasi lingkungan sekitar sehingga menciptakan proses belajar mengajar

  • Muhammad Ali ( 1992 )

Dimana mengajar merupakan usaha yang dilakukan oleh guru agar siswa belajar sebagaimana tujuan yang sudah dirumuskan

  • Roymond H.Sinamora

Megajar merupakan bagian dari prilaku yang sangat komplek dinama mengajar bisa di artikan sebagai komponen yang secara aktif menyampaikan pesan agar dipahami dan dimengerti

  • Highet ( 1954 )

Mengajar adalah bagian dari seni dimana menjadikan tidak dijadikan , yang berpengaru pada nilai yang dimiliki oleh setiap pengajar atau guru dengan harapan ada perubahan secara ilmiah dan emosi yang mana itulah yang disebut sebagai seni

  • Usman ( 1994 )

Dimana mengajar adalah bagian dari cara membimbin siswa yang dilakukan oleh guru  dengan pengertian bahwa usaha mengenalkan lingkungan kepada  peserta didik dan disitu terjadilah proses belajar

Memilih Teknik Mengajar yang Tepat

Dalam mendidik sebagaimana tujuan beberapa organisasi atau elemen yang lain yang terus berkembang di era globalisasi seperti sekarang, mengharuskan guru untuk memahami teknik dalam mengajar yang benar.

Semisal teknis pedadogis tradisonal yang dimiliki oleh seorang guru bisa menjelaskan topik atau akarmaslah pada peserta didik, selain itu juga bisa mmebuat catatan penting agar memudahkan dalam belajar.

Teknik mengajar yang berbeda diharapkan akan membuat siswa tidak bosan. Dan ini ada karena perubahan yang terjadi di dunia pendidkan, oleh karena itu guru juga harus banyak belajar agar bisa menemukan solusi dalam mendidik anak , terlebih denge keberagaman siswa yang ada

Guru dalam mengajar tentu akan menemui beragam sifat siswa yang dimana satu sama lain berbeda, hal ini mengharuskan guru harus memiliki cara menangani  siswa yang beragam pada saat proses belajar agar berhasil sebagaimana tujuan pembelajaran.

Guru tentunya tidak boleh menyerah dalam menghadapi karakter anak yang berbeda ini, ada banyak hal yang bisa dilakukan guru , salah satunya adalah dengan  menggunakan rasa, kasih sayang pada anak sebagai bentuk perhatian atas apa yang dikerjaka anak dengan harapan anak memiliki kepercayaan diri untuk bisa menciptakan suasana belajar yang nyaman dan lebih ke tujuan pembelajaran yakni anak paham dan mengerti akan materi yang di ajarkan.

Guru harus tau bahwa siswa memiliki sifat yang beragam dikarenakan latar belakang keluarga yang berbeda dan juga lingkungan yang berbeda , yang membuat mereka memilki karakter yang berbeda pula. Namun yang Namanya pengajar itu seperti dalang , harus banyak cara buat bisa mendidik anak.

Nah kali ini saya akan membahas tentang cara menghadapi siswa yang beragam. Agar proses belajar menghasil, sebagaimana yan di harapkan.

Pentingnya Metode Jitu Menangani Siswa yang Beragam, agar siswa berhasil dan dalam proses belajar berhasil dengan baik

Dimana Belajar sendiri pada faktanya butuh proses, kerja keras dari personal guru untuk menemukan perubahan perubahan yang signifikan dari siswa , sehingga guru bisa tau bagaimana alternatif terbaik Ketika sedang menjelaskan materi pada siswa, guru bisa belajar dari pengalaman selama mengajar, guru juga bisa mengikuti pelatihan pelatihan sehinga guru mampu menyelasaikan masalah yang sedang di hadapi, sekalipun tak jarang ada guru yang masih duduk ditenmpat dengan gaya mengajar yang sama meski banyak sekali ditemukan masalah, diantaranya keberagaman pada siswa yang menjadikan guru seharusnya tidak menyama ratakan metode belajar antara anak yang mudah atau cepat memahami materi yang di ajarkan dengan siswa yang lelet atau lambat dalam belajar, Baik dibawah ini adalah metode menghadapi siswa yang beragam

Dengan Kasih Sayang

Mengajar dengan hati adalah mengajar dengan kasih sayang, betapa sennagnya menjadi guru yang setiap waktu bisa bertemu dengan siswa dan bisa berbagi ilmu pengetahuan, dengan kasih sayang kita bisa berbagi

Meredupnya suasana kasih sayang dimana era globalisasi selalu mengedepankan emosi ketimbang isi hati

oleh karena itu guru dengan harapan mengajar dengan kasih sayang untuk menciptakan suasana yang santun dan membentuk karakter yang baik sehingga guru bisa mereformasi kondisi emosional yang dimiliki siswa

Guru dalam mengajar harus memiliki cara tersendiri yang menarik dan membuat siswa tertarik bahkan siswa bisa senang saat belajar. Diharapkan dengan kasih sayang guru bisa menangani siswa yang beragam dengan cara ini

Dalam hal ini guru harus memperlakukan siswa sebagaimana anak sendiri, menyayangi mereka, intinya kasih sayang harus ditunjukkan oleh guru pada siswa. Kasih sayang dibutuhkan agar siswa luluh dan tentunya melibatkan rasa mereka menjadikan mereka senang dan suka kepada gurunya dan juga materi yang di ajarkan guru tersebut. Sebagai seorang guru memberikan kasih sayang kepada siswa tentu bukanlah hal yang sulit, bisa dilakukan sebagaimana menyayangi anak sendiri, dan perhatian lebih ini diharapkan siswa juga mempunyai rasa yang sama dan secara psikologis akan menambah semangat mereka belajar dan senang karena mereka secara tidak langsung akan menganggap guru sebagaimana orang tuanya sendiri.

Di pengalaman guru tentu tidak sama, ada yang mengalami kesulitan Ketika memilih metode dalam mendidik anak yang memiliki karakter yang berbeda. Karena ada anak itu yang cuek dan juga anak yang mudah simpati. Tentunya dalam hal ini akan beda penyikapannya antara anak yang satu dengan yang lainya

Menjadi Teman yang baik

Perlu diketahui bahwa menjadikan siswa teman yang baik adalah cara untuk bisa lebih dekat berkomunikasi dengan siswa, cara ini setidaknya bisa menangani siswa yang beragam dan akan memudahkan guru untuk bisa berinteraksi dengan siswa. Dengan catatan tetap ada batas ya…., Dengan menjadi sahabat baik akan menjadikan hubungan dan komunikasi menjadi mudah, al hasil semua permasalahan yang dibicarakan pada waktu tertentu akan dipermudahkan. Hal ini karena guru sudah melakukan pendekatan secara internal dari hati ke hati, dengan begini akan sangat memudahkan untuk mengambil keputusan .

Adapun tujuannya menjadi teman yang baik untuk siswa adalah agar guru bisa menggali informasi yang sifatnya pribadi atas semua masalah yang di hadapi siswa, dan dalam hal ini guru berperan sebagai orang tua yang tugasnya membimbing dan mengarahkan pada hal yang positif tentunya

Tidak membeda-bedakan

Dalam mengajar siswa guru harus tidak membeda mbedakan antara siswa yang satu dengan yang lainya

Tidak pilih kasih saat mengajar apalagi jika menemukan siswa yan beragam karakternya tentu akan menciptakan situasi yang tidak nyaman , karena pilih kasih bisa menyebabkan anank memiliki kemarahan dan peningkatan despresi, dan juga kurang percaya diri . Masalah ini muncul tidak hanya pada anak favorit saja , melainkan yang tidak favorit  juga, Oleh karena itu guru tidak boleh membeda mbedakan antara anak yang satu dengan yang lainnya.

Hal ini agar tidak terjadi kecemburuan yang menjadikan anak tidak rukun dan menimbulkan permusuhan satu sama lain, sehingga akan menciptakan suatu kondisi yang tidak harmonis.

Melihat Keunggulan dan Kelebihan siswa

Guru dalam mengajar di dalam kelas harus tau kelebihan murid satu dan lainya, dengan begitu guru bisa mengarahkan keungulan siswa tersebut untuk bisa lebih aktif dan berperan dalam kelas. Karena kita sebagai guru tau bahwa kemampuan anak tidak hanya bisa dilihat dari akademik saja, melainkan non akademik juga, terkadang dalam belajar siswa kurang memahami, namun ternyata dibidang non akademik kejuaraan olahraga anak bisa, karena itu guru harus bisa menghargai kemampuan anak , dan memahami anak unggul dimana itu yang disemangati sehingga mereka akan berpacu untuk menjadi lebih baik lagi, dan menambah semangat mereka kedepannya.

Guru harus memberikan peluang dan secara professional guru harus memberikan kesempatan pada anak untuk berkarya sebagaimana kemampuannya, jangan pernah membatasai kreatifitas siswa . Ketika siswa sedang menunjukkan sikap yang baik dalam berkarya guru tinggal menyemangati mensuport dan kalua bisa guru menemani hingga siswa tersebut bisa menyelsaikan masalah masalahnya.

Memberikan Hadiah

Salah satu cara guru untuk memberi semangat belajar siswa adalah dengan cara memberikan hadiah untuk siswa yang rajin dan semangat dalam belajar.

Hal ini sudah sering dilakukan guru untuk bisa mendongkrak semangat siswa yang malas belajar menjadi lebih semangat lagi.

Memberi hadiah adalah salah satu cara meningkatkan keberhasilan belajar, karena pemberian hadiah bisa meningkatkan semangat belajar menjadi lebih rajin

Nah demikian adalah beberapa cara untuk menghadapi siswa yang memiliki keberagaman karakter agar belajarnya berhasil , ada banyak Langkah yang sudah dibahas di atas, dengan harapan berhasil sebagaimana tujuan belajar.

Untuk itu guru harus memiliki beberapa cara dan Langkah agar keberhasilan belajar tercapai. Sebagai serorang pengajar memang tidak mudah menjalankan Langkah ini, namun dengan harapan tentunya adalah Metode Jitu Menangani Siswa yang Beragam, agar siswa berhasil dan dalam proses belajar berhasil dengan baik.

Guru harus terus bersemangat sekalipun ini metode dalam menangani siswa yang beragam itu tidak mudah, karena butuh kesabaran dan keuletan.

Menjadikan siswa sebagai ladang syurga adalah bagian dari penyemangat untuk menjadi lebih baik lagi. Dan guru bisa banyak belajar melalui beberapa pelatihan atau sharing dengan teman sejawat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!