4 Masalah Aglonema Indukan Lama Tidak Bertunas

Kamu sedang menanti aglonema indukan bertunas? Sudah lama menunggu tetapi tunasnya belum muncul juga? Apakah aglonema kamu tidak bertunas karena kekurangan nutrisi? Atau kekurangan  asupan air? Hal-hal seperti ini tentu perlu kita cek untuk mengetahui penyebab pasti kenapa belum juga memunculkan tunas.

Pada kesempatan kali ini kita akan mulai untuk memperbaiki perawatan aglonema kita dan bagaimana cara melakukannya. Dengan begitu aglonema kamu akan cepat bertunas dan tumbuh lebih besar.

Beberapa Penyebab Aglonema Lambat Memunculkan Tunas

Tunas bisa tumbuh apabila nutrisi yang kita berikan pada tanaman cukup, mereka berada dilingkungan yang sehat dan sebagainya. Selain itu tunas juga merupakan tanda bahwa aglonema kita tumbuh dengan sehat. Dan pada akhirnya kita akan bisa mengembangbiakkan aglonema kita menjadi lebih banyak lagi. Berikut ini beberapa penyebab aglonema indukan lambat dalam memunculkan tunas:

  • Teknik Penyiraman

Kebutuhan air yang belum tercukupi tentu akan mempengaruhi lambatnya pertumbuhan tunas baru pada aglonema. Sehingga pastikan kebutuhan airnya cukup karena aglonema indukan pasti membutuhkan asupan air yang lebih banyak.

Kamu bisa menerapkan sistem penyiraman kocor 3 hari sekali, tenang saja dengan sistem 3 hari sekali apabila kamu menggunakan media tanam yang benar maka tidak akan ada masalah. Entah itu media yang jadi terlalu lembab, busuk akar, daun lonyot dan sebagainya. Tentunya penyiraman 3 hari sekali tersebut juga harus seimbang dengan intensitas sinar matahari yang didapatkan.

  • Cara Peletakan Aglonema

Peletakkan aglonema juga menjadi kunci pertumbuhan tunas. Dimana menempatkan aglonema tidak boleh langsung dibawah sinar matahari satu hari full. Sinar matahari yang bagus bagi aglonema adalah dibawah jam 9.

Kemudian ada baiknya juga memberikan naungan berupa kanopi dan paranet. Kanopi akan menghalau sinar matahari langsung dan paranet akan membuat lingkungan yang sejuk bagi aglonema. Jika memang kamu menggunakan paranet satu lapis sebaiknya memang perhatikan intensitas penyiramannya, agar tidak sampai terlalu kering.

Dan usahakan tidak menaruh aglonema di teras atau di dalam rumah. Karena perawatannya akan jauh lebih susah, di dalam rumah tentu akan sulit mendapatkan sinar matahari, sirkulasi udara juga terbatas dan mungkin juga terlalu lembab.

Jangan khawatir terkena air hujan, karena sejatinya aglonema yang sehat dan kuat tidak aka nada masalah meskipun terkena air hujan. Sebagai catatan, air hujan yang saya maksud bukan terkena secara langsung yaaa dan dengan intensitas yang tinggi. Kalau hanya terkena rintikan hujan aglonema yang sehat tidak akan mengalami masalah.

  • Pembongkaran & Re-potting

Untuk masalah re-potting dan mengganti media tanam bisa kamu lakukan apabila akar sudah penuh, media tanam sudah berumur 3 bulan lebih, daun menguning  akar busuk, lonyot dan sebagainya. Namun jika ingin aglonema kamu yang sehat bertunas kamu tidak perlu melakukan pembongkaran ataupun re-potting yaa.

  • Perawatan Aglonema

Jangan bosan-bosan merawat aglonema, selain penyiraman rutin kamu juga harus rutin memerika kondisi mereka. Dimana tentukan jadwal kamu harus memberikan pupuk dan vitamin, penjemuran aglonema, membersihkannya dari kutu putih, dan berbagai penyakit lain yang mengganggu pertumbuhan aglonema.

Semakin kamu senang merawat aglonema maka pertumbuhan mereka juga akan lebih cepat dan kamu akan lebih cepat juga mendapatkan tunas baru. Perawatan aglonema ada ilmunya yaa teman-teman, mudah kok hanya saja kita perlu banyak belajar dari para ahli yang sudah terjun ke dunia aglonema lebih lama. Atau temukan pada artikel-artikel saya yang lain yang membahas terkait perawatan aglonema. Selamat Bertani aglonema teman-teman.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!